FGO Tamat


FGO TAMAT

2020, waktu dimana aku tahu FGO untuk yang pertama kalinya, berawal dari anime hingga merembet ke doujin lalu ke game, FGO itu udah kayak dunia kedua bagi aku.

Hampir 1 tahun sejak terakhir kali aku main FGO, terakhir itu ketika event summer 2024, dan aku kembali bermain game ini di 4 januari 2026, secara angka mungkin 2 tahun, tapi secara logika dan runtutan waktu, bisa dibilang setahun lebih sih.

Pertama kali aku main FGO itu juga di summer kalau enggak salah, nyoba di server NA, hingga aku mendapatkan informasi kalau FGO akan berakhir setelah lostbelt selesai. Saat itu aku takut, karena tidak bisa menikmati akhir dari kisah epik game gacha ini, dan pada saat itu aku nekat untuk install FGO JP.

Masih pake sebuah aplikasi dari china, aku lupa apa yang pasti bukan apkpure. Aku main di hp, dan gak ngerti jepang sama sekali. Itu memotivasi aku untuk belajar bahasa jepang, sampai pada akhirnya aku menemukan channel youtube dengan nama Neobenedict, dimana beliau membuat sebuah mod agar bisa menikmati cerita FGO jp dengan translasi bahasa inggris.

Sebenarnya rada aneh sih, FGO adalah game pioneer yang melatih skill bahasa inggrisku, jika Tsukihime Remake adalah pelopor motivasi untuk meningkatkan skill bahasa inggris, di FGO-lah aku ditempa. Gamenya server jepang, tapi buat baca ceritanya pakai bahasa inggris, kenapa gak pake aja yang server NA nya? Karena cerita dan fitur di server jepang 2 tahun lebih cepat ketimbang di NA.

Karena itulah FGO ini punya tempat yang spesial di hatiku, tanpa FGO aku tidak akan bisa melatih skill bahasa inggrisku sama sekali, lebih tepatnya semua karya Kinoko Nasu sangat berjasa dalam penempaan skill bahasa inggrisku.

Tahun berlalu, dan hubunganku dengan FGO itu pasang surut. Pernah aku beberapa bulan meninggalkan FGO dan pergi main Genshin Impact, tapi ujung-ujungnya pasti balik lagi ke FGO. Tahun 2023 adalah tahun yang spesial di hati aku, karena pada tahun itu saja aku FULL main FGO terus. Hingga pada pertengahan 2024, lebih tepatnya summer 2024, ada bug yang membuat semua sprite karakter di FGO itu flickering, bahkan ketika story assetnya tidak terender sama sekali.

Mulai pada saat itulah aku meninggalkan FGO, hingga pada akhir desember, aku menemukan kabar kalau FGO sudah tamat. Awalnya aku biasa aja, karena aku berfikir "akhirnya keluar dari lingkaran setan FGO", sampai pada akhirnya aku melihat steam library aku.

Witch on the Holy Night, Fate/Stay Night Remastered, galeri buku aku, Fate Grand Order Turas Realta, Profile Picture steam aku, dan karya-karya Hex D. Aku jadi merasa terpanggil lagi untuk memainkan FGO. Puncaknya adalah hari ini, aku memainkan lagi FGO di hpku.

Aku install updatenya, pasang dulu mod bahasa inggrisnya, terus aku login. Layar Cosmos In The Lostbelt muncul, notifikasi yang enggak aku mengerti karena ditulis dalam bahasa jepang mulai menyambut, aku klik aja yang kanan, karena aku bisa baca "setuju" dan "lanjut" doang dalam bahasa jepang, kalo ada kanji-kanji itu, yang sebelahnya pasti konotasinya negatif atau menolak.

Setelah setuju-setuju, next-next. Notifnya banyak banget gila euy, dikasih SQ gratis, Banyak banget bansos, dan aku akhirnya melihat lagi menu yang dulu menjadi bulanan, bahkan keseharian. Artoria caster menyambut sebagai karakter support yang selalu aku pake, dada aku rasanya tiba-tiba perih.

Aku klaim semua bansosnya, dan aku lihat dulu menu gachanya, omaga, siape ni Lord Rogress? WTF BRO! INI MAH ARTORIA. Ah, grand saber toh, iyaaa, nonton dulu deh ceritanya.

Aku kembali membaca cerita terakhir sebelum aku keluar dari FGO, event BB summer, 2024, 2 tahun lalu, tapi aku gak mau terima itu, kurang dari 2 tahun lebih dari 12 bulan. Aku gak tahu yang pasti, aku baca, dan bugnya masih belum di fiks, flicker masih ada.

Jadi untuk menikmati cerita event BB summer, aku melihat channel youtube Neobenedict, karena biasanya dia upload hasil translatetan juga ke youtube. Saat itu aku berpikir "kenapa gak dari dulu aku begini?" Rasanya aku melewatkan banyak hal, mulai dari event dan komunitas, aku melewatkan banyak hal, aku kesel sama diri sendiri.

Karena rasa rindu yang berat banget, aku bahkan sampai install bluestack di laptop aku yang baru, dan aku install FGO jp disana, aku masukin aku aku di bluestack, dan aku claim-claim lagi bansos, aku claim ticket gacha dan aku gacha di banner Lord Logress, fuck men, aku dapet dia sekitar 12 ticket.

Aku seneng banget, tapi hanya sebentar, selanjutnya aku kembali menyesal, "kenapa gak dari oktober kemarin aku balik? Pasti aku gak bakal ketinggalan banyak hal." Aku akhirnya mencoba menenanngkan diri dengan mendengarkan musik. Tapi di beranda, aku melihat Maaya Sakamoto, orang yang nyanyiin semua opening game FGO.

Kali ini dia buat lagu baru, dan ketika aku klik aku lihat kolom komentarnya (aku pake youtube musik), damn man, ada orang lagi nogmong mengenai kesan dia selama 10 tahun main FGO bersama para Jp master, aku adalah salah satunya tapi aku gak bisa menikmati hingga akhir. Rasanya dada aku perih karena gak bisa menikmati musik itu, itu adalah ending theme dari lostbelt arc.

Hari ini dan seterusnya, aku akan mengisi ketiadaan, mengisi hari-hariku yang terlewat tanpa FGO, seperti yang aku bilang, game ini punya tempat yang spesial di hatiku, dan aku mau merasakan kembali hal spesial ini di tempat dan waktu yang spesial juga.


***

Rada melankolis sih, tapi gila juga aku baru join lagi FGO langsung dikasih SSR, lov u FGO❤️

Posting Komentar untuk "FGO Tamat"