Day 5 (Review Sekiro)
Karena sebelumnya aku merasa belum puas me-review game sekiro. Aku akan review ulang disini. Kalau artikel sebelumnya hanya menjelaskan bagaimana Sekiro dapat merubah cara pandang hidupku, artikel ini akan membahas gamenya lebih dalam lagi, untuk itu jangan sampai bosen ya!
Best Action Games
Meskipun aku sendiri jarang (belum pernah selain sekiro) main action games, aku akan tetap mengatakan sekiro pentolannya dalam genre tersebut. Mekanisme yang ditawarkan sekiro terbilang cukup simple, karena player hanya perlu menyerang dan menghindari musuh jika perlu.
Selain itu, mekanisme prostetic arm juga berperngaruh terhadap variasi cara player mengalahkan musuh, belum lagi ada beberapa boss yang memiliki kelemahan terhadap prostetic tertentu yang dimiliki oleh sekiro.
Dalam game ini, mekanisme parry menjadi fokus utamanya, jika pada beberapa game formsoftware sebelumnya seperti series Dark Souls dan Bloodborne, parry hanya menjadi fitur tambahan bagi player, tidak menjadi sorotan utama dalam game-game tersebut. Namun di sekiro, player akan merasa segala hal mesti di parry, karena pada dasarnya hampir semua hal di sekiro bisa di parry oleh kusabimaru si pedang sekiro.
Selain itu juga, sistem mikiri counter yang awalnya aku kira akan menjadi fitur tambahan saja, ternyata sangat sering digunakan di setiap gameplay, bahkan menjadi plot utama dalam cerita sekiro ini. Eksekusi mikiri counter ini terbilang cukup bagus untuk fitur sampingan dalam video game.
Selanjutnya sebuah fitur yang menjadi biang kerok dari segala kesusahan untuk player pada game ini, yaitu posture bar atau ketahanan kuda-kuda. Tak seperti game action yang lain (mungkin) player hanya perlu terus menyerang dan menghindari serangan saja untuk mengalahkan musuh. Palingan, yang membedakan adalah, setiap difficult (mungkin) darah musuh kebih banyak dan damagenya tambah sakit.
Tapi tidak di sekiro, Fromsoftware tahu kalau game mereka susah. Untuk itu mereka membuat fitur posture ini untuk menambah kesulitan dalam gamenya, sekaligus mempermudah player. Player tidak perlu terus-menerus menyerang musuh hingga darah mereka habis, karena player hanya perlu membuat posture bar musuh menjadi full untuk melancarkan finish attack (lupa namanya apa). Jika hal ini terjadi, bahkan jika darah musuh hanya berkurang 1/4, musuh akan etap bisa mati jika posture barnya sudah penuh.
Iconic Boss
![]() |
| Final Boss Terbaik sepanjang dunia game; Sword Saint - Isshin Ashine |
Aku yakin, banyak orang sebenarnya tahu genichiro, isshin ashina, great serpent, gyoubu oniwa, divine dragon, ape, corrupted monk, dll. Orang-orang itu hanya tidak tahu nama dan berasal dari game apa mereka. Apalagi pertarungan Genichiro dengan sekiro dan Isshin dengan sekiro.
Ada satu moment diawal game, ketika sekiro menghunuskan peedangnya ke arah genichiro untuk melindungi kuro. Moment itu sering dijadikan meme pendek oleh penggermar dan orang random. Bahkan momen tersebut juga pernah di modifikasi oleh para fans, dimana sekiro diganti menjadi CJ genischiro menjadi Big Smoke dari GTA San Andreas. Malah menurut aku, klip moment itu lebih terkenal ketimbang karakter aslinya,
Hal ini bisa terjadi karena Fromsoftware berhasil membuat para boss-boss tersebut menjadi memorable ketika player bermain. Gimana gak memorable, aku yakin player yang main ngabisin waktu lebih dari 2 hari untuk ngalahin boss-boss kayak mereka.
Tidak hanya itu, pengalaman melawan mereka yang epik banget, mengingatkan orang-orang kepada anime action yang kerjaanya adu jotos mulu. Belum lagi desain karakternya yang badass banget. Musuhnya yang punya moveset beragam juga susah untuk dikalahkan, merupakan nilai plus dari game ini. Karena ketika kalah, entah kenapa birahi banget pengen ngelawan lagi bossnya sampe menang.
Straight mid Story but have a Deep Lore
Bukan game Fromsoftware kalau lore dalam gamenya tidak begitu dalam dan mendetail. Meskipun sebelumnya mereka menarasikan dialog npc, deskripsi item dan environmentt pada gamenya. Entah kenapa di sekiro ini, mereka secara gamblang menceritakan perjalannan sekiro menyelamatkan tuannya, Kuro.
Ceritanya juga tidak begitu bagus, tapi gak jelek juga, biasa saja tidak ada yang spesial dari sekiro. Jujur saja, menurut pendapatku pribadi cerita yang disajikan oleh sekiro itu mirip seperti cerita dongeng. Seperti dongeng kota diatas langitlah, dongeng tentang sun wu kong, pokoknya seperti diceritakan dongeng jepang. Dongengnya biasa saja, tapi seru untuk diikuti.
Bedanya sekiro dengan dongeng, semua hal yang terjadi pada cerita tersebut beserta informasinya, kejadiannya, tokoh-tokohnya, hanya bisa diketahui jika player membaca deskirpsi item, mengobrol dengan npc dan melihat environment sekitar pada game tersebut. Hal inilah yang membuat lore di game sekiro begitu dalam seperti game Fromsoftware pada umumnya.
***
Itulah dia reviewku terhadap game sekiro, secara lebih detail. Maaf kalo panjang, maaf juga kalo belum detail-detail banget. Karena pengalaman menulisku masih kurang alhasil aku kurang bisa mengekspreksikan diri dengan kata-kata, observasiku juga masih belum lebih dalam lagi. untuk itu, sampai jumpa nanti.



Posting Komentar untuk "Day 5 (Review Sekiro)"
Posting Komentar