Day 4 (Game yang mengubah hidupku)
Kembali lagi di artikel terbaru, tema hari ini adalah Game Yang Mengubah Hidupku. Mungkin akan aneh kalau sebuah game dapat mengubah cara hidup seseorang, tapi aku salah satu orang itu, ada satu game yang mengubah perspektifku tentang dunia, dan ini juga mengubah bagaimana caraku menyelesaikan masalah kedepannya.
Game yang mengubah hidupku atau cara pandangku adalah Sekiro: Shadows Die Twice, game yang dibuat oleh Fromsoftware dan digadang-gadang juga sebagai game tersulit yang dibuat oleh Fromsoftware.
Pertanyaannya adalah, How? Bagaimana bisa game sesulit ini dapat mengubah pandanganku tentang hidup? Why? Kenapa aku memilih sekiro ketimbang Game yang lain? Akan aku jelaskan dengan singkat.
Awal Mula
Karena itu aku mulai penasaran, dan menonton salah satu video tersebut. Video tersebut menjelaskan bagaimana awal mula Elden Ring ini tercipta, hingga pada suatu menit orang yang berada dalam video ini mention Dark Souls. Ternyata developer Elden Ring sama seperti Dark Souls, saat itu pula aku langsung membajak Dark Souls: Remastered.
Puas dengan Dark Souls: Remastered, dan juga pada saat itu di steam sedang ada event Steam Winter Sale, aku membeli Dark Souls 2 Scholar Of The First Sin, tapi ekspektasiku sedikit hancur ketika bermain game ini menggunakan keyboard dan mouse.
Controllernya sulit, level designnya aneh, males nguli dari awal, dan yang anehnya ketika sudah dodge masih kena hit, bahkan saat ingin masuk pintu kabut, masih bisa kena hit dari musuh. Menurutku ini adalah Dark Souls terburuk, tapi aku sudah terlanjur beli, mau gimana lagi. Akhirnya aku uninstall dan refund game itu.
Awalnya aku membuka toko hijau untuk membeli game lain dengan tajuk Steam Redeem Code, sampai akhirnya aku menemukan game fromsoftware yang lain, namanya adalah Sekiro: Shadows Die Twice.
Tapi ada yang aneh dari harga yang diberikan pada toko itu, entah kenapa harganya dicoret, seolah diskon. Dengan cepat aku mencoba membuka steam dan melihat store page sekiro, dan benar saja, sekiro diskon. Bahkan harganya 10k lebih murah ketimbang di toko hijau. Saat itu juga aku mencoba mengecek apakah laptop ini bisa menjalankan Sekiro, ternyata game ini minimum requirementnya mirip seperti Tales Of Arise. Alhasil memperkuat niatku untuk membeli game.
Beberapa hari sudah berlalu, refund steamku sudah disetujui oleh steam. Akhirnya aku bisa membeli dan memainkan sekiro.
Jenuh dan Kepayahan
Pelajaran berharga dari Genichiro
Hesitate and you die - Sword Saint Isshin Ashina
Yang artinya adalah, "Ragu maka kau akan mati"
Sebenarnya hanya kalimat intimidasi biasa dari boss terakhir pada umumnya, namun dengan semua yang aku lalui selama perjalanan menamatkan sekiro, kata-kata itu penuh dengan makna dan sangat membekas dihatiku.
***
Lain kali, aku pengen buat surat cinta untuk menyatakan seberapa aku sukanya dengan Sekiro dan Isshin Ashina ini, butuh begitu banyak tulisan untuk mengekspresikan rasa sukaku terharap game ini, lain kali akan aku buatkan. Untuk sekarang segini dulu, sampai jumpa di artikel selanjutnya.


Posting Komentar untuk "Day 4 (Game yang mengubah hidupku)"
Posting Komentar