Day 19 (Kenapa manga lebih detail ketimbang anime?)
Prompt hari ini adalah Mengapa manga lebih detail ketimbang anime? Pertanyaan menarik, dan aku juga punya beberapa alasan.
Pembuatan manga lebih cepat dan efisien ketimbang anime
Kenapa bisa begitu? Cara mangaka menggambarkan manga hanya panel per panel, dan biasanya dari panel ke panel itu ukurannya bisa sangat kecil, sehingga memudahkan pergerakan mangaka untuk menggambar, sedangkan anime mereka membuat panel yang kecil itu divisuali sasikan lebih besar lagi, bahkan digerakkan sehingga memakan banyak waktu. Bukan hanya itu, karena menggambar panel ke panel punya waktu yang relatif cepat, jadi mereka bisa menambahkan detail gambar yang mangaka inginkan.
Contohnya seperti Manga Vagabond dan Berserk. Seingatku vagabond itu updatenya dua minggu sekali atau mungkin seminggu sekali, tapi sekarang udah gak update lagi. Terus Berserk, manga ini update kalo chapternya udah selesai aja. Ada rekor dimana Berserk cuman update 1 chapter 1 tahun doang. Saking detailnya gambar si Kentaro Miura, beliau sampai mengorbankan waktu untuk menggambar manga ini, meskipun sekarang beliau sudah meninggal, tapi hasil karyanya masih dilanjutnya oleh temannya, Mori Kouji sehingga kita bisa menikmati manga ini hingga sekarang.
Kalau kalian lihat 2 manga itu, kita semua pasti setuju gambarnya detail banget. Meskipun waktu pembuatannya gak bisa dibilang singkat, tapi tetap saja untuk menggambar manga, karya mereka kelewat detail. Sekarang kita bandingkan dengan anime. Memang anime berserk itu gak detail banget, bahkan bisa dibilang jelek. Tapi coba bayangkan kalau animator mesti menggambar karakter dan tempat sedetail di manga, tekor mereka.
Biasanya dalam anime, agar gambar bisa bergerak dalam satu detik dibutuhkan frame atau bisa disebut Frame Per Second (fps). Dan biasanya anime menggunakan fps sekitar 12 - 24 frame per detik, dimana objek utama seperti karakter dianimasikan di 8 hingga 12 fps dan objek pendukung atau latar belakang sekitar 6 sampai 8 fps.
Sekarang, bayangkan studio menggambar detail guts membunuh monster atau skull knight jalan 5 detik aja. Kentaro Miura butuh lebih dari sebulan atau bahkan satu tahun untuk menggambar sedetail itu bahkan dengan gambar yang tidak bergerak sama sekali, gimana para animator yang mesti menggambar hal yang sama selama 8 sampai 12 kali dengan pose berbeda dan kualitas yang sama? Bakalan lama banget.
Makannya dalam suatu produksi anime, ada seseorang yang memiliki bagian Character Designer, dimana beliau ini ditugaskan untuk mempersimpel penampilan karakter di manga agar bisa digambar dengan mudah oleh para animator di suatu studio. Kadang ada juga CD yang mendesain karakternya jauh lebih bagus ketimbang di manga (cth kny, aot season awal). Ada juga yang bikin karakternya jadi tambah jelek, (kebanyakan anime isekai).
Kesimpulannya, kenapa gambar di manga lebih detail ketimbang anime karena efektifitas waktu. Mangaka diberikan waktu untuk menggambarkan gambar statis lebih banyak sehingga dapat menambahkan detail-detail kecil, sedangkan animator, diberikan waktu yang lama juga tapi gambar yang mereka gambar itu dinamis atau bergerak sehingga memakan banyak waktu.
***
Gak tau pengen komentar apa, tapi harus ada ini biar ada ciri khas
Posting Komentar untuk "Day 19 (Kenapa manga lebih detail ketimbang anime?)"
Posting Komentar